PEMBANGUNAN FLYOVER
PEMBANGUNAN FLYOVER
BANDAR LAMPUNG ~ Pembangunan
flyover dan underpass terus berjalan. Terbaru, Pemerintah Kota Bandar Lampung
telah membongkar pagar dan j uga sebagian ruang gudang multimedia di SMP Negeri
22 Bandar Lampung. Lahan sekolah terkena pelebaran sepanjang dua
meter. Saat ini, pemasangan pagar baru telah dilakukan. "Kebetulan terkena
separuh, tapi bukan ruang kelas. Pagarnya juga kena pelebaran jalan, jadi mundur
dua meter. Sekarang sedang dibangun pagar baru," kata Wali
Kota Bandar Lampung Herman HN saatmeninjau sekolah ini,
Selain memasang pagar
baru, pemkot akan merenovasi gedung SMPN 22 yang sudah tua. Gedung di bagian
depan akan ditingkat dua. Anggarannya menggunakan APBD 2017. Selain itu, ada
juga penambahan atau peningkatan gedung di sebelahnya dengan panjang 44 x 10
meter dengan mengajukan dana bantuan dari pusat. “Kita ajukan dana ke pusat
untuk meningkatkan gedung yang di sebelahnya menjadi
dua lantai. Pengajuan nanti di perubahan,"
imbuhnya. Sementara, Kepala Dinas
Pendidikan Kota Bandar Lampung Daniel mengatakan, anggaran pembangunan gedung SMP 22 ini sebesar Rp 3 miliar di tahun ini. "Itu gedungnya sudah tua jadi kitabenahidandibangundua lantai," katanya.
Kepala Sekolah SMPN 22 Bandar Lampung Rita Ningsih MM mengatakan, pembangunan dan peningkatan gedung tersebut memang pengajuan dari pihaksekolah. "Kami memang mengajukan dan kebetulan dilihat oleh bapak wali kota jadi yang mane" Dpertama dan sudah tua akanD dibangun di tahun ini," kata Rita. Menurutnya, saat ini ada 33 rombongan belajar (rombel)
de ngan kapasitas kelas 30 rua] ngan. "jadi yang tiga rombel menggunakan lap lPA dan juga ruang multi media untuk belajar, maka jika ditambah akan digunakan untuk ruang siswa yang sekarang masih kurang," imbuhnya.Untuk jumlah siswa saat ini mencapai _ 1.014 orang. Kemungkinan jika ada penambahan ruang kelas, maka penerimaan murid baru akan bertambah lagi.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Handrie Kurniawan mengatakanuntuk anggaran pendidikan di Kota Bandar Lampung mencapai Rp 200 miliar untuk belanja langsung. jika ditambahkan dengan belanja tidak langsung makaanggaran mencapai lebih 20 persen dari APBD.
Untuk belanja langsung seperti seragam sekolah, pembangunan gedung, biling, dan lainnya. Sedangkan untuk 'belanja tidaklangsmmgberupa gaji atau lainnya. Menurutnya anggaran belanja langsung untuk pendidikan di Kota Bandar Lampung setiap tahunnya naik.
Sementara itu, terkait progres proyek flyover dan underpass, dari pengamatan di LPSE Kota Bandar Lampung, tender yang sudah masuk yakni pengawasan manajemen konstuksi pembangunan ' flyover/ underpass jalan Pramuka ZA Pagar alam,]alan
ZA Pagar Alam Prof dr Sumatri Brojo Negoro, ZA Pagar ALam Teuku Umar. Ketiga tender ini masih masa eva-luasi penawaran, Sedangkan untuk pembangunan flyover ZA Pagar Alam Teuku Umar sudah masuk tender dengan nilai pembangunan Rp 49,8 miliar dan masih proses pea ngumumam pascakualilikasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung Tirta menyatakan, tender di beberapa proyek akan segera dimasukkan. "Ya semua segera ditenderkan. Sekarang yang ada di LPSE baru pembangunan dan pengawasan, itu semua juga masih dalam proses.
BANDAR LAMPUNG KOTA | BANDAR LAMPUNG PENDIDIKAN | BANDAR WISATA | BANDAR LAMPUNG
Pendidikan Kota Bandar Lampung Daniel mengatakan, anggaran pembangunan gedung SMP 22 ini sebesar Rp 3 miliar di tahun ini. "Itu gedungnya sudah tua jadi kitabenahidandibangundua lantai," katanya.
Kepala Sekolah SMPN 22 Bandar Lampung Rita Ningsih MM mengatakan, pembangunan dan peningkatan gedung tersebut memang pengajuan dari pihaksekolah. "Kami memang mengajukan dan kebetulan dilihat oleh bapak wali kota jadi yang mane" Dpertama dan sudah tua akanD dibangun di tahun ini," kata Rita. Menurutnya, saat ini ada 33 rombongan belajar (rombel)
de ngan kapasitas kelas 30 rua] ngan. "jadi yang tiga rombel menggunakan lap lPA dan juga ruang multi media untuk belajar, maka jika ditambah akan digunakan untuk ruang siswa yang sekarang masih kurang," imbuhnya.Untuk jumlah siswa saat ini mencapai _ 1.014 orang. Kemungkinan jika ada penambahan ruang kelas, maka penerimaan murid baru akan bertambah lagi.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Handrie Kurniawan mengatakanuntuk anggaran pendidikan di Kota Bandar Lampung mencapai Rp 200 miliar untuk belanja langsung. jika ditambahkan dengan belanja tidak langsung makaanggaran mencapai lebih 20 persen dari APBD.
Untuk belanja langsung seperti seragam sekolah, pembangunan gedung, biling, dan lainnya. Sedangkan untuk 'belanja tidaklangsmmgberupa gaji atau lainnya. Menurutnya anggaran belanja langsung untuk pendidikan di Kota Bandar Lampung setiap tahunnya naik.
Sementara itu, terkait progres proyek flyover dan underpass, dari pengamatan di LPSE Kota Bandar Lampung, tender yang sudah masuk yakni pengawasan manajemen konstuksi pembangunan ' flyover/ underpass jalan Pramuka ZA Pagar alam,]alan
ZA Pagar Alam Prof dr Sumatri Brojo Negoro, ZA Pagar ALam Teuku Umar. Ketiga tender ini masih masa eva-luasi penawaran, Sedangkan untuk pembangunan flyover ZA Pagar Alam Teuku Umar sudah masuk tender dengan nilai pembangunan Rp 49,8 miliar dan masih proses pea ngumumam pascakualilikasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung Tirta menyatakan, tender di beberapa proyek akan segera dimasukkan. "Ya semua segera ditenderkan. Sekarang yang ada di LPSE baru pembangunan dan pengawasan, itu semua juga masih dalam proses.
BANDAR LAMPUNG KOTA | BANDAR LAMPUNG PENDIDIKAN | BANDAR WISATA | BANDAR LAMPUNG
Komentar
Posting Komentar